Beyond Profits: Evaluating Company Performance with Economic Value Added and Market Value Added
DOI:
https://doi.org/10.64463/jb1gds27Keywords:
Financial Performance, Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA)Abstract
This study analyzes the financial performance of a property and real estate company, PT. Jaya Real Property Tbk., using the Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) methods. The data used are secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) website and the company’s Annual Reports during the 2010–2017 period. The results show that the EVA values fluctuated over the years. The company generated positive EVA values (EVA > 0), except in 2010 and 2011, when negative EVA values were recorded, indicating that the company’s financial condition was less favorable. Positive EVA results demonstrate that management successfully created added value for investors, as returns exceeded the cost of capital. In contrast, negative EVA reflects the company’s inability to achieve economic value creation in those periods. Meanwhile, the MVA values were consistently positive throughout the study period, showing that management was able to increase shareholder wealth and maximize value creation. The higher the MVA, the greater the wealth generated for shareholders, reflecting effective managerial performance. The managerial implication is that company management must sustain consistent financial performance by optimizing capital utilization, improving operational efficiency, and investing in projects with returns higher than the cost of capital.
Downloads
References
Abdul Hamid. (2016). Analisis kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA). Business and Journal, 1(1). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya. https://doi.org/10.33086/bfj.v1i1.460
Abdullah. (2018). Manajemen keuangan: Konsep, teori, dan aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Amonio Gulo, W., & Ermawati, W. J. (2011). Analisis EVA dan MVA sebagai alat pengukur kinerja keuangan PT SA. Jurnal Alumni Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Badriwan, Z. (1997). Intermediate accounting (Edisi ke-7). Yogyakarta: BPFE.
Baridwan, Z., & Legowo, A. (2002). Asosiasi antara Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA) dan rasio profitabilitas terhadap harga saham. Tema,
Bhaidhowi, & Ambonongtyas. (2021). Analisis pengaruh EVA dan MVA terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Ilmu Manajemen.
Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2017). Financial management: Theory & practice (15th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2001). Dasar-dasar manajemen keuangan (Ali Akbar Yulianto, Trans., Edisi ke-11, Buku 1). Jakarta: Salemba Empat.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2010). Financial management (Ali Akbar Yulianto, Trans., Edisi ke-11, Buku 2). Jakarta: Salemba Empat.
Budiprayitno. (2021). EVA sebagai indikator efektivitas manajemen dalam menciptakan nilai. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.
Dharmesta, D. (2012). Analisis kinerja keuangan perusahaan dengan metode Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) pada PT Astra Internasional Tbk. Tahun 2008-2012 (Skripsi). Universitas Brawijaya, Malang.
Fahmi, I. (2021). Manajemen keuangan perusahaan dan pasar modal. Bandung: Alfabeta.
Gani, I., & Amalia, S. (2019). Alat analisis data: Aplikasi statistik untuk penelitian bidang ekonomi dan sosial. Yogyakarta: Andi.
Hanafi, M. M. (2020). Manajemen keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Hendriksen, E. S. (1982). Teori akuntansi. Jakarta: Erlangga.
Houston, J. F., & Brigham, E. F. (2016). Fundamentals of financial management (14th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.
Ikatan Akuntansi Indonesia. (2012). Penyajian laporan keuangan PSAK No. 1. Jakarta: DSAK-IAI.
Kamaludin. (2021). Analisis MVA sebagai indikator kinerja keuangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.
Kasmir. (2010). Analisis laporan keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Lutfiana, L., Sudjana, N., & dkk. (2011). Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) dan metode Market Value Added (MVA) (Studi pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. di BEI periode 2009–2011). Jurnal Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya.
Margarretha, F. (2011). Manajemen keuangan untuk manajer non keuangan. Jakarta: Erlangga.
Martono, & Harjito, A. (2012). Manajemen keuangan. Yogyakarta: Ekonisia.
Mulawarman, A. D. (2009). Akuntansi syariah teori, konsep, dan laporan keuangan. Jakarta: E Publishing Company.
Mulyadi. (1997). Akuntansi manajemen keuangan (Konsep, manfaat dan rekayasa) (Edisi ke-2). Yogyakarta: YKPN.
Munawir, S. (2012). Analisis informasi keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Nasution, I. Y. (2009). Analisis kinerja keuangan berdasarkan Economic Value Added (EVA) dan Financial Value Added (FVA) pada PT Perkebunan Nusantara IV Medan (Skripsi). Universitas Sumatera Utara, Medan.
Nasution, M. E., Setyanto, B., Huda, N., Mufraeni, M. A., & Utama, B. S. (2006). Pengenalan eksklusif ekonomi Islam. Jakarta: Kencana.
Nurhayati. (2022). Analisis EVA dan MVA dalam menilai kinerja perusahaan properti. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Rahardjo, B. (2005). Laporan keuangan perusahaan: Membaca, memahami dan menulis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rudianto. (2013). Akuntansi manajemen. Jakarta: Erlangga.
Ruky, S. M. (1999). Menilai penyertaan dalam perusahaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sahlina, L. Y. (2013). Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) pada perusahaan tambang batubara yang listing di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Fakultas Administrasi Bisnis.
Sartono, A. (2006). Manajemen keuangan (Edisi ke-3). Yogyakarta: BPFE UGM.
Setiawan, A., & Lestari, D. (2021). Analisis EVA dan MVA pada perusahaan properti di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Investasi.
Staden, C. J. V. (2000). The value added statement: Bastion of social reporting or dinosaur of financial reporting?
Stewart, G. B. (2019). The quest for value: A guide for senior managers. New York: HarperCollins.
Sukarno, E. (2002). Sistem pengendalian manajemen: Suatu pendekatan praktis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Syahlina, L. (2019). Analisis EVA dan MVA terhadap daya tarik investor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia.
Tandelilin, E. (2010). Portofolio dan investasi saham (Teori dan aplikasi) (Edisi ke-1). Yogyakarta: Kanisius.
Tiwari, R., & Kumar, S. (2022). Value-based performance measures and shareholder wealth: Evidence from India. Journal of Financial Management & Analysis.
Triwoyono, I. (2006). Perspektif, metodologi, dan teori akuntansi syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Triwoyono, I. (2007). Mengangkat “Sing Liyan” untuk formulasi nilai tambah syariah. Makalah disampaikan dalam SNA 10, UNHAS, Makassar.
Tunggal, A. W. (2001). Memahami konsep Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA). Jakarta: Harvarindo.
Utama, S. (1997). Economic Value Added: Pengukuran dan penciptaan nilai perusahaan. Manajemen dan Usahawan Indonesia.
Young, D. S., & O’Byrne, S. F. (2001). EVA dan manajemen berdasarkan nilai: Panduan praktis untuk implementasi (L. Widjaja, Trans., Edisi ke-1). Jakarta: Salemba Empat.
Zulvina, A. R., & Musdhalifah. (2010). Analisis perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) pada PT Unilever Tbk. Jurnal Akuntansi, Universitas Negeri Surabaya. https://doi.org/10.26740/jaj.v1n2.p137-157
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yenny Sapitri , Zainal zawir simon (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a CC Attribution-ShareAlike 4.0









